Indecisiveness. Sifat yang paling berbahaya jika dimiliki seseorang, khususnya untuk pria. Seiring bertambahnya umur dan juga beban pikiran seseorang, maka semakin tinggi kemungkinan dia memiliki sindrom ini.

Indecisiveness: Sifat ragu, tidak bisa mengambil keputusan, belum menemukan jati diri, atau masih dalam proses merealisasikan dirinya. Indecisiveness ini bisa dikatakan 'gejala' maupun 'sifat', tergantung orang yang mengalaminya. Jika hanya sebatas perilaku sesaat, maka ini hanyalah gejala, bukan sifat. Bodo pisan atuh kalo ada laki-laki yang punya sifat kaya gini mah.

Saya jadi teringat kutipan ngaco yang disampaikan oleh teman bule saya, John: "Every man has his poisons: cigarette, coffe or woman."

Indeed! pasti semua laki-laki punya salah satu racun dalam dirinya. Diluar sana ada laki-laki yang perokok berat, tapi dia tidak suka minum kopi. Ada yang suka ngopi, tapi anti-rokok. Ada juga yang punya banyak perempuan, tapi najis dengan rokok. Adapula yang merokok dan ngopi, tapi bodoh kerika berurusan dengan wanita. Selain itu, bahkan ada juga orang yang memiliki ketiga racun tersebut.

Makanya, Jika laki-laki belum menemukan jati dirinya, atau masih dalam proses merealisasikan diri, sebaiknya carilah diantara tiga racun itu. Jangan sampai kita (terutama laki-laki) terjerumus ke dalam pola pikir sendiri.

Aduh kok analoginya gak nyambung gini yah. Fuck! Apapun itu, yang jelas janganlah jadi orang yang indecisive cees. Deal?

Karena kalau terjerumus, nanti bakalan gini deh:

"Rasanya kayak bawa pacar ke rumah, terus kita kenalin dia ke bapak dan mamah, terus dia ngobrol lama banget ama bapak, sampe-sampe aku dicuekin, terus dia dibawa naik motor ama bapak, terus udah gitu si mamah malah keliatan seneng, terus udah gitu mamah bilang makasih ke aku karena udah bawa dia ke rumah, terus tiba-tiba muncul malaikat jibril dan berkata "Pacarmu itu sebenarnya adalah calon ibu ke-duamu."

Seperti dicetuskan Green Day dalam lagu Warning: "Hiduplah tanpa menghiraukan banyak peringatan dan instruksi."

Jadi, silakan komentar apa saja. Bebas...
EmoticonEmoticon