Sudah sekitar empat bulan lebih saya tidak menulis dan bercerita di blog suci yang akan menuntun kita pada jalan kebenaran ini. Selain sibuk memperhatikan dosen-dosen yang kerjaannya hanya berbohong dan berbohong, entah kenapa akhir-akhir ini saya agak malas untuk melakukan hal-hal yang layak dan tabu untuk diperbincangkan.

Satu hal yang saya ketahui tentang adab berbicara dengan orang lain, baik kepada teman, keluarga, pasangan, maupun orang asing, yaitu: Jangan membicarakan perihal uang, atau materi secara umum. Sepertinya klan manusia sangat sensitif jika sudah berbicara mengenai uang. Menurut saya, hal ini lebih sensitif dan tabu daripada agama atapun ras sekalipun. Karena bukan hanya akan menyinggung, tapi juga bisa membuat orang lain malu, minder, mengasingkan diri, dan salah tingkah.

Lucu. Hanya dengan uang, bisa melahirkan berbagai macam emosi manusia. Asumsi The Beatles dalam lagunya 'Can't Buy Me Love' tidak berarti apa-apa sebenarnya, apalagi di zaman yang penuh kegilaan ini o_O

Berita tadi sekaligus menutup perjumpaan kita kali ini. Saya, Son Agia, segera kembali sesaat lagi.

8 Kritik Jahat

Bener juga sih, orang kalau sudah ngomongin uang bisa kalap diri. Kalau yang nggak punya uang mah mojok bisanya.

Saya tunggu sampai abang kembali, minal aidzin walfaidzin ya bang..

hal2 layak tabu diperbincangkan macam slogan inpotenmen yang itu tuh son :p

Uang itu bener-bener sangat sensitif

Oke minal aidin, Rizki.

Haha maklum, Teh. Ini tulisan lama yang saya repost. Bahasanya masih norak hihi

Haha iya juga sih, mungkin...

Kita bisa kehilangan teman cuma gara-gara uang. Ngg nggak cuma sih, tapi apa ya. Nggak tau juga. Sungguh sensitif sekali..... :(

Hahahai kayaknya sih, iya.

Blogku adalah kebebasanmu. Dipersilakan kepada para agen judi untuk berkomentar sebebas-bebasnya.
EmoticonEmoticon