Another post for staying the night.

Ada satu pertanyaan: Kenapa orang-orang perlu menonton acara motivasi atau membaca buku motivasi? Apakah karena ingin belajar dari pengalaman? Satu lagi, mengapa orang-orang selalu terpengaruh dan termakan oleh perkataan yang mereka anggap sebagai motivasi?

Jawabannya sederhana: Mereka terlalu banyak berpikir, hanya ingin 'disuapi' dan menunggu untuk diberi contoh. Faktanya, untuk satu alasan, saya tidak menyukai istilah-istilah seperti "Kata Bijak Mario Teu Puguh" atau apalah itu. Menurut saya itu buang-buang waktu. Karena saya yakin, orang-orang pasti sudah tahu tujuan hidup itu untuk apa. Itu pasti! Preman pun tahu (walaupun mereka tidak mempraktekkan), bahwa kita harus "Hidup dengan sebaik-baiknya, berbaik hati pada orang lain, ibadah yang rajin, jangan menyia-nyiakan waktu yang berharga dan sebagainya."

Betul. Orang-orang sudah tahu itu semua. Kenapa? Karena itulah nasehat-nasehat yang selalu kita dengar dari orang tua kita setiap hari. Selain itu, karena kita sudah dewasa, seharusnya kita sudah bisa membedakan mana yang benar dan salah.

Lantas mengapa harus memakai motivator segala? Apaan Mario Teu Puguh? Setahu saya, kata-katanya selalu panjang lebar, berbelit-belit, tapi intinya tetap sama, yaitu hiduplah sebaik-sebaiknya! Para motivator selalu mengatakan, "Jangan menyia-nyiakan waktu anda." So, mengapa kita harus nonton yang begituan? Bukankah itu juga membuang waktu?

Saatnya main FIFA 11! Liverpool, You'll Never Walk Alone :)

Blogku adalah kebebasanmu. Dipersilakan kepada para agen judi untuk berkomentar sebebas-bebasnya.
EmoticonEmoticon